Monumen Cinta Sejati Habibie - Ainun

Nahkoda yang ke-3, sang wakil yang naik tahta. Mewarisi pecah belahnya masa orba. Dibanggakan di eropa, dipermainkan di indonesia. Jerman dapat ilmunya, sedangkan indonesia dapat antrian panjang tiket kisahnya yang difilmkan serta patungnya.

Sedikit permainan kata yang dibawakan oleh Abdur stand up comedy tentang nahkoda indonesia. Saya bukan berbicara mengenai kemampuan pak Habibie dalam menangani negara, namun lebih kepada warisan “cinta sejati” yang dipertunjukkan ke publik.

Di sulawesi sendiri, saya beberapa kali melihat berbagai patung berwujud manusia yang ada di beberapa kabupaten. Di toraja utara kita bisa lihat betapa gagahnya patung Pongtiku memberi semangat di tengah kota. Patung ahmad kirang mengangkat senjata yang menggambarkan semangat heroik berdiri gagah di kabupaten mamuju, hingga patung “massa” di pertigaan sungguminasa gowa yang selalu mengingatkan penduduk dan pengendara agar tidak main hakim sendiri ketika mendapati kemungkaran.

Walaupun raga telah tepisahkan oleh kematian, namun cinta sejati tetap tersimpan abadi di relung hati.

Bukan hanya kata-kata romantis , maupun sumpah setia ketika bersama, bahkan bukti cintanya pun sampai dibuatkan sebuah monumen. tepatnya tanggal 12 mei 2015, sepasang patung perunggu diresmikan di depan publik alun-alun kota pare pare, sulawesi selatan. Patung yang dipahat di yogyakarta ini konon menghabiskan 1.4 Milyar dari dana APBD Pare-pare. Sang mantan presiden pun terharu ketika melihat peresmian patung tersebut.

Patung Monumen cinta sejati

Monumen cinta sejati Habibie-Ainun (dari sisi samping)

“Monumen cinta sejati”, itulah nama sepasang patung yang berdiri mesra di atas lampu sorot dan air mancur. Arena bermain, serta beberapa galery yang terpampang di dinding-dinding penghias patung menjadi saksi keindahan cinta kedua pasangan sejoli ini. Monumen ini bukan tentang memberikan semangat perlawanan kepada penjajah, maupun tekad untuk mempertahankan tanah air. Namun lebih kepada esensi “cinta” kepada sang makhluk.

Galeri monumen cinta sejati

Galeri monumen cinta sejati

Monumen ini begitu ramai dipadati pengunjung ketika hari libur (weekend). Entah itu sekedar berselfie ria, melihat sejarah, maupun berpose mirip seperti patung di monumen. kebanyakan yang datang memang sepasang sejoli, baik itu mereka yang pacaran ataukah memang sudah halal sebagai pasangan. Kalau berniat ke tempat ini, sebaiknya jangan pergi sendiri, minimal bawa 1 teman (agar tidak jenuh melihat pasangan lain bermesraan).

Bila pak habibie telah membuktikan cintanya dengan sebuah karya, bagaimana dengan anda? apakah dengan “melamar” saja sudah cukup kau nisbatkan dirimu benar-benar mencinta? ataukah dengan berjuang lebih untuk mendapatkannya? lantas bagaimana dengan cintamu pada ALLAH? apakah kamu melakukan hal yang sama? 🙂

Assalamu Alaykum …

Profile photo of awalone

About awalone

Tholibul Ilmi, sang JOLANG (Jomblo Petualang), Suka Anak-anak (Bukan Phedo), Demen ama yang berhijab besar, Suka dengan Sunrise, Senja dan Awan, Paling geli kalo ada yang bilang gagah (karena sangat jarang), Pekerja Keras, Programmer System WannaBe.

  1. Kayaknya kisah cinta pasangan luar biasa ini tak cukup diabadikan lewat buku ya. Film, dan bahkan kini patung (monumen) 😀 Kedepan apalagi kira-kira….
    Di luar kisah cinta beliau-beliau, kisah hidup pak Habibie aja udah luar bias menginspirasi

    View Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>