DSC_0128 - Copy

sabtu, 04:00 pagi 15 maret 2014, mata sudah terbuka lebar. Tidak ada rasa ngantuk yang masih tersisa. mungkin karena ada semangat atau juga ada rasa panik yang menghampiri, mengingat hari itu saya harus melaksanakan mata kuliah wajib saya (Berlibur) ke gunung bulusaraung dengan seorang diri. yah, seorang diri. bukan bermaksud sok jago, mau dibilang pendaki senior, atau apalah. sejujurnya saya lebih suka pergi beramai-ramai dengan sahabat. tapi mungkin mereka sibuk.

pukul 8 pagi udah pergi meninggalkan rumah menuju ke kecamatan bolucci, pangkep. Tempat persinggahan pertama sebelum melakukan pendakian. di tempat ini kita bisa menyimpan kendaraan kita. tapi tetap dikenakan biaya sekitar 6ribu rupiah. jangan lupa untuk melapor dulu ke pos penjagaan disitu.

Pemandangan Dari Pos 2 Bulusaraung

Pemandangan Dari Pos 2 Bulusaraun

Tibalah pemberangkat ke lokasi camp yang ada di POS 9 dengan perkiraan perjalanan selama 2 jam. Di perjalanan pos 1 ke pos dua, disuguhi dengan pemandangan sawah yang luar biasa indahnya. dengan rentetan sengkedan yang tersusun rapi yang mulai menguning, ditambah dengan barisan awan yang begitu tebal. untuk ke pos 1 ke pos 2, MASIH KUAT.

Tiba di trek penyiksaan, ya ! Pos 2 ke Pos 3 adalah Trek yang paling menyiksa dalam perjalanan menuju ke puncak. setiap berjalan setidaknya wajah pun harus menghadap ke atas 60 derajat. jaraknya pun cukup jauh, 320 meter dengan trek sangat terjal. mungkin di trek ini lah yang membuat betis saya keram dan hampir pingsan (maklum , sarapannya dikit). walah terpogah-pogah, yah sampai juga. setelah sampai ke pos 3, perjalan sedikit lebih mudah hingga menuju ke pos 9.

Tenda yang kehujanan

Tenda yang kehujanan

sampai di pos 9, langsung dirikan tenda, ambil air, sholat, istirahat sambil baca buku. baru kali ini merasakan nikmatnya baca buku dalam kesendirian. tak lama, hujan tiba tiba turun dengan deras. karena lupa buat lubang saluran air, akhirnya, tenda malah dimasukin air. heheheheheh.

hujan selesai pada pukul 4 sore, waktunya ke puncak untuk nikmati keindahan yang ada disana. sekedar info, trek menuju ke puncak bener-bener puncaknya tanjakan. mungkin lebih parah dari pos 2 ke 3. tapi karena di atas itu udah puncak, jadi capek udah gak ingin dirasa lagi karena keinginan melihat keindahan puncak udah gak terbendung lagi.

 

Profile photo of awalone

About awalone

Tholibul Ilmi, sang JOLANG (Jomblo Petualang), Suka Anak-anak (Bukan Phedo), Demen ama yang berhijab besar, Suka dengan Sunrise, Senja dan Awan, Paling geli kalo ada yang bilang gagah (karena sangat jarang), Pekerja Keras, Programmer System WannaBe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>